Selasa, 27 November 2012

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam Menggunakan TIK

       Sebagai perangkat teknologi, komputer dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi penggunanya. Untuk itu perlu adanya prosedur baik dalam menggunakan komputer agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan dan keselamatan kerja.
 
      Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam menggunakan komputer. Berbagai penelitian yang telah dilakukan para ahli mengungkapkan bahwa bekerja dengan komputer dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan keselamatan. maka K3 merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam menggunakan komputer.

     Pada umumnya aspek K3 belum menjadi perhatian para pengguna komputer. walaupun banyak manfaat yang diperoleh dalam menggunakan komputer, tetapi belum banyak yang menyadari efek negatif dari penggunaannya. Ada beberapa Faktor yang mempengaruhi K3  penggunaan komputer yaitu

          1. Mengatur Posisi Tubuh

                    Pengguna komputer sebaiknya mengetahui posisi tubuh yang benar dalam menggunakan komputer sesuai dengan K3 agar dapat memberikan rasa nyaman.

a. Posisi Kepala dan Leher

Posisi kepala dan leher harus tegap, wajah langsung menghadap ke monitor. Leher tidak boleh membungkuk atau menengadah karena dapat menyebabkan sakit pada leher



b. Posisi Punggung

Posisi yang benar adalah tegak, tidak miring kekiri atau kekanan, tidak membungkuk dan tidak bersandar atau terlalu miring kebelakang posisi ini dapat ditunjang tempat duduk yang baik





c. Posisi Pundak

Posisi pundak yang baik adalah posisi yang tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu kebawah. Jika otot otot masih tegang berarti posisi pundak belum benar

d. Posisi Lengan dan Siku

Posisi lengan yang baik adalah apabila mengetik dengan mouse dengan nyaman,posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada di samping badan dan siku membentuk sudut tidak < 90 derajat



2. Mengatur monitor

 Radiasi dari monitor CRT dapat mengakibatkan  gangguan pada mata. Monitor harus di tambah layar anti radiasi atau screen filter agar mata terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh komputer.
Penggunaan monitor yang baik yaitu :
a.Monitor diletakkan di ruangan yang cahayanya cukup
b.Monitor sejajar dengan garis horizontal mata
c. Atur cahaya monitor agar tidak terlalu gelap atau terang
d. Sering mengedipkan mata agar mata tidak kering
e.Sesekali alihkan pandangan keluar ruangan

3.Letak kabel komputer

Meletakan kabel yang benar yaitu
a. Kabel dihindarkan dari air agar tidak korsleting listrik
b. Kabel tidak menutupi bagian komputer yang bergerak seperti kipas pendingin processor
c. Atur kabel agar terurai secara rapih

4. Mengatur Penggunaan CPU (Central Processing Unit)

  Hal yang perlu diperhatikan dalam meletakkan CPU
a. Tidak bersentuhan langsung dengan tangan basah
b. Jangan meletakkan CPU tepat dibawah AC (Air Conditioner)  karena air tetesan AC dapat merusak CPU
c. Buka Cassing CPU secara berkala untuk membersihkan debu yang ada pada CPU/kipas pendingin CPU

5. Mengatur Penggunaan Keyboard 

Posisi keyboard yang salah merupakan salah satu penyebab nyeri otot dan persendian. Nyeri otot disebabkan karena salah posisi jari yang salah dalam menggunakan keyboard dalam waktu lama. Untuk mencegah dari korsleting listrik hindarkan keyboard dari minuman atau makanan. Untuk perawatan sering lakukan pembersihan pada sela-sela tuts keyboard

Rabu, 03 Oktober 2012

Fungsi Perangkat Keras Untuk Internet


1. Komputer

 




Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
    - Processor Pentium III 500 Mhz
    - Ram 64 MB
    - VGA Card 4 MB
    - Sound Card dan Speaker
    - CD ROM
    - Harddisk 10 GB
    - Monitor CRT SVGA



2.. Modem
    modem berasal dari kata modulator de modulator, yang berfungsi mengubah sinyal digital ke analog atau sebaliknya mengubah sinyal analog menjadi digital. Jenis modem ada 2 yaitu internal dan eksternal.

   - Modem Internal

 
Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.

      - Modem eksternal





         Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.

3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.

















Perangkat Keras Pendukung
Selain ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon) terdapat juga beberapa perangkat keras pendukung akses internet. Antara lain:

1. Hub / Switch

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.



Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

2. Repeater

Repeater adalah Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya .

3. Bridge

 

Adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.

4. Router




Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet.